Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana,
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kutai Barat
menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Penyelenggaraan
Pengarusutamaan Gender (PUG) Bagi Perencana (Focal Point) Perangkat Daerah
Kabupaten Kutai Barat".
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 28
hingga 29 Juli 2026 ini, dipusatkan di Ruang Rapat I Kantor Bappedalitbang
Kabupaten Kutai Barat.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Barat yang diwakili
oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bapak Suhardi,
S.H., M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menekankan
pentingnya peran para perencana di setiap instansi untuk mengintegrasikan
perspektif gender ke dalam setiap tahapan penyusunan kebijakan, program, dan
kegiatan pembangunan di wilayah Kutai Barat.
Senada dengan hal
tersebut, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kutai Barat melalui Sekretaris Dinas,
Bapak dr. Akbar, M.Si., menyampaikan bahwa Bimtek ini menjadi
langkah strategis untuk memperkuat kapasitas para focal point PUG. Keterlibatan
aktif perencana perangkat daerah diharapkan mampu mengikis kesenjangan gender
dan memastikan keadilan akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat pembangunan
bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk memastikan
pemahaman yang mendalam, DP2KBP3A menghadirkan Bapak Dr. Yusuf Supandi, MA.,
selaku Narasumber, Fasilitator Diklat/Top/PUG/PPRG, sekaligus Konsultan PPRG
& Pendidikan dan Latihan, serta Community Based Development. Dalam
paparannya, beliau memandu para peserta secara intensif mengenai metode
analisis gender (Gender Analysis Pathway) serta teknis penyusunan Anggaran
Responsif Gender (ARG) melalui dokumen Gender Budget Statement (GBS).
Agenda strategis
ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan perwakilan dari 18 Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Sinergi
antar-perangkat daerah ini ditargetkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan
yang responsif gender secara merata dan berkelanjutan.(spk)